Oleh: sanjisan | Maret 14, 2008

DADAISME


Dadaisme merupakan aliran pemberontak di antara seniman dan penulis. Dan memiliki semangat yaitu menolak frame berpikir “seni adalah sesuatu yang tinggi, yang mahal, yang serius, complicated, dan eksklusif“. Mereka membenci frame berpikir “seni tinggi” karena seni semacam itu adalah milik kaum menengah ke atas yang memiliki estetika semu.

Inilah Dadaisme, apapun sah untuk disebut seni!

Dada adalah sebuah gerakan seni yang merupakan reformasi dari dunia seni seperti perang yang menyapu pikiran/ingatan masyarakat. Dadaisme membawa hal-hal baru: ide² baru, bahan² baru, tujuan² baru, dan orang² baru.

banksytwogal

Dada tidak memiliki karakteristik/kesatuan bentuk seperti yang dimiliki oleh gerakan-gerakan lainnya. Dadaisme seringkali diartikan seperti mengeluarkan ide-ide celaan dan kemarahan besar lalu memasukkannya ke dalam seni, jadi ini sangat nyata. Ia tetap apresiasi besar hasil karya manusia.

Dada berkembang di Zurich pada tahun 1915 oleh sekumpulan pelukis, seperti Hans Arp dan ahli puisi Rumania, Tristan Tzara, adalah aliran yang dikatakan banyak mempengaruhi seni modern.

Tokoh-tokoh Dadaisme: Marcel Duchamp, Raoul Hausmann, Tristan Tzara (1896-1963), Hugo Ball, Salvador Dali (Spain), Max Ernst, Marcel Janco, Man Ray, Hans Richter, Kurt Schwitters, Sophie Tauber, dan Hans Arp.

Karya-karya Dadaisme meliputi bermacam-macam media atau multi media. Seni adalah cara berekspresi yang tidak dibatasi oleh medium. Karya-karya Dada diantaranya adalah: Nude Descending a Staircase (by Marcel Duchamp), Die Ägypterin (Hans Arp), La Tentation de Saint Antoine (Salvador Dali), dsb.

Dadaisme ini dalam terminologi konstruksi, bisa bermakna membangun, meruntuhkan, kemudian menghidupkannya kembali dalam sebuah benda realitas baru dalam khazanah yang berbeda. Ruang dan waktu menjadi nisbi saat penciptaan kembali oleh sang seniman.

Pergerakan seni Dada antara tahun 1915 hingga tahun 1922 adalah pergerakan yang berlaku hanya sementara dan diteruskan dengan pergerakan Surrealisme. Seni Dada, walaupun temponya seketika, meninggalkan kesan hingga hari ini.

(Ringkasan dari karya tulisku: “Sejarah Senirupa Barat” yang mendapat nilai “A”)

About these ads

Responses

  1. Artikel di blog ini menarik & bagus. Untuk lebih mempopulerkan artikel (berita/video/ foto) ini, Anda bisa mempromosikan di infoGue.com yang akan berguna bagi semua pembaca di tanah air. Telah tersedia plugin / widget kirim artikel & vote yang ter-integrasi dengan instalasi mudah & singkat. Salam Blogger!
    http://seni-budaya.infogue.com
    http://seni-budaya.infogue.com/dadaisme

  2. saat ini saya sedang melakukan penelitian tentang sastra aliran dadaisme yang muncul di Indonesia pada tahun 2003, tepatnya pada kontes penulisan novel DKJ. Saat itu, Dewi Sartika meraih Juara I atas novelnya “Dadaisme”. sehubungan dengan hal tersebut mohon bantuannya berupa artikel tentang perkembangan aliran dadaisme di Eropa dan Indonesia. terima kasih sebelumnya. my email adzanilight@yahoo.com.

  3. thank to help me to find seni modern, it nice, thank a lot

  4. kok ga ad contoh-contoh lukisan dadaismenya sich?/?????

  5. Salah satu contoh karya lukisnya yg sangat populer, silahkan lihat di sini:

    http://www.marcelduchamp.net/Nude_Descending_a_Staircase.php

    Nude Descending a Staircase (No.2)/Nu descendant un Escalier. No.2. 1912. Oil on canvas 147.5 x 89 cm. The Philadelphia Museum of Art, Philadelphia, PA, USA. Inspired by the photographic motion studies of Eadweard Muybridge (left), Nude Descending a Staircase, No. 2, was painted by Duchamp in 1912. When it was first exhibited at the legendary Armory Show in New York (February 17-March 15, 1913), it caused an uproar which both outraged many people and made Duchamp famous in America. One critic called it “an explosion in a shingle factory.”

  6. hhhhhhuuuuuuuuuuuuuhhhhh………….
    contoh lukisan sama biogrfi tokohnya ga lengkap…
    bikin pusing……!!!!
    mna cntioh lukisannya….????
    aduhhh………………

  7. karya yang ditampilkan di atas menarik suatu lukisan mural didinding dengan dua orang yang seakan ingin menampilkan sebuah keindahan yang absurd,di antara sebuah pagar kawat besi yang tajam dan penuh kemunafikan buatan. aku membayangkan hal tersebut ketika melihat foto diatas. D2

  8. minta gambar2nya dong yang terkenal
    thanks

  9. welllllllllleeeeeeeeehhhhhhh, puyeeeeeeeeng gmbrna cma dkid duamz

  10. terima kasih bahasan anda refrensi baru untuk saya mengajar di kelas. sya harap anda tidak keberatan:)

  11. bucieeeeeeeeeeetttttttttt

  12. yaampun…………………………………!!
    ketranganx mbingungn bgtzzzzzzzzzz cih,,,
    5na gk trllu lngkap lg………
    tp tmpilnya oce juga nich…………………..he3x

  13. lukisannya bagussssssssszzzzzzzzzzzzzzzz banget

  14. Bagi yang bingun menikmati seni dadaisme , cobalah pergi menikmati gaya lukisan CLE ku di http://www.sawungsakti.blogspot.com , siapa tahu ada kecocokkan or ke ERROR an penghayatan …..thank’

  15. wuih,
    makasih buat infonya..

    hidup dunia seni !!!

  16. Ulasan yang sangat mnarik… boleh tau kilasan dadaisme yang berkembang di Indonesia? sedikit sekali referensi yg bisa saya dapat…. mungkin barangkali ada saran saya harus membaca buku apa?

    terimakasih

  17. informatif dan berguna

  18. wah… terbantu banget.

  19. wah q jd bs ngerjain tugas…………..


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 192 pengikut lainnya.

%d bloggers like this: