Oleh: sanjisan | Maret 14, 2008

Bertamasya Ke Masa Lalu dengan Mesin Waktu


Karena kadang-kadang melakukan suatu kesalahan, dan sering menyesal setelah melakukannya, aku sempat berpikir untuk kembali ke masa lalu agar tidak melakukannya. Tapi, bagaimana cara kembali ke masa lalu?
Seandainya waktu dalam diriku ini diperlambat, maka setelah dinormalkan kembali, pasti teman-teman sebayaku sudah lebih tua dan aku tetap seperti ini.

Dan sebaliknya, jika diriku yang DIPERCEPAT, maka secepat apapun itu, tetap tidak akan bisa kembali ke masa lalu. Karena waktu (t) yang ditempuh tidak akan minus, paling-paling hanya mencapai 0,0000…1 detik, atau sedikit di atas nol. Karena aku melihat seisi bumi ini, semuanya tampak diam saja (berhenti), makhluk hidupnya (termasuk manusia) seperti patung, bahkan gelas yang jatuhpun kelihatan seperti terapung/mengambang di udara, cuma aku sendiri yang bebas bergerak kesana-kemari.

Dan yang pasti, meski semuanya kelihatan diam, sebenarnya mereka bergerak dengan kecepatan yang sangaaaatttttt lambat, iya kan? Tidak mungkin mereka bergerak mundur, dan menuju ke masa lalu (minus). Hehhehee… :)

Coba bayangkan, kirim sms temen saja, baru mau ngetik huruf yang sama, nunggunya lama sekali, hampir satu detik (bagi mereka yang tampak diam), tapi bagiku itu bertahun-tahun. Bahkan kipas yang sedang kunyalakan juga tidak berputar sama sekali.

Mungkin, ada beberapa orang yang ingin merasakan keadaan seperti itu. Sebaiknya jangan, daripada menyesal nantinya.

Yep, karena kita akan merasakan kehampaan di sana, sunyi, sepi, tidak ada orang yang bisa diajak bicara, tidak bisa mendengarkan musik, main komputer, nonton TV, dll. Merasakan hembusan angin segar sambil berteduh di bawah pohon pada siang hari juga tidak bisa, emang seberapa cepat sih angin bergerak? Dan mandipun tidak bisa kita lakukan, masa’ nunggu jatuhnya air ke tubuh kita membutuhkan waktu bertahun-tahun?? Pastinya, dalam keadaan seperti itu, kita ingin kembali dinormalkan lagi.

Hidup memang indah jika kita menjalaninya apa adanya, sesuai dengan keadaan yang diciptakan untuk kita, bersama-sama dengan keluarga, teman-teman, dan semua yang ada di sekitar kita.

Teori yang menyatakan bahwa kita bisa masuk ke masa lalu itu tidak bisa dibenarkan! Tapi juga tidak bisa sepenuhnya dianggap salah, karena… dalam keadaan-keadaan tertentu, yang sangat jarang terjadi, kita memang bisa masuk/kembali ke masa lalu!
Hehehe… cuma becanda kok, jangan terlalu dipikirkan!

Tapi, kalo dipikir-pikir lebih serius, sebenarnya bisa juga sihh… dengan catatan, seandainya waktu itu terus “berputar” atau lebih tepatnya “bergerak” dan meninggalkan bekas.

Sebagai contoh, misalnya: Ali, dia lahir pada tahun tahun 2000, seandainya pada tahun 2020 dia pergi dan masuk ke dalam tahun 1000 (masa lalu), kemudian dia tinggal di sana sampai akhir hayatnya. Maka 1000 tahun kemudian, yaitu tahun 2000 dia akan dilahirkan kembali, lalu 20 tahun berikutnya dia akan pergi ke kehidupan tahun 1000, hidup di sana sampai meninggal, dst, dst… Berputar dan terus berputar. Sementara waktu yang ditinggalkannya, terus bergerak maju, 2020, 2021, 2022, dst.
Itu hanya terjadi jika “waktu” benar-benar meninggalkan bekas. (dunia pararel?)

Menurutku, berikut ini adalah hal-hal yang “paling memungkinkan” akan terjadi seandainya kita bisa berpindah waktu:

Kita tidak akan bisa berhubungan langsung dengan orang-orang di masa lalu, kita tidak bisa mengubah kehidupan mereka, ataupun mencegah mereka dari kesalahan yang akan mereka lakukan. Kita hanya bisa melihat dunia mereka (read only), sedangkan mereka tidak bisa melihat kita.

Karena jika kita bisa berhubungan dengan mereka berarti kita juga bisa mengubah sejarah. Dunia malah akan semakin kacau. Orang yang seharusnya ada, bisa jadi tidak ada, karena kakek buyutnya sudah dibunuh sebelum menikah. Orang yang seharusnya tidak ada-pun, bisa menjadi ada, karena neneknya (sewaktu balita) yang seharusnya mati ketabrak mobil, malah diselamatkan dari kecelakaan itu. Kacau, kan?

Jadi, seandainya kita bisa memasuki atau melihat masa lalu, kita tidak akan bisa mengubahnya.
Bukti dari pendapat saya ini adalah…. “tidak ada”!

Maksudku, “TIDAK ADA”-nya orang-orang dari “masa depan” yang datang ke masa kita sekarang ini, dan belum pernah ada berita tentang kedatangan mereka pada masa-masa sebelum kita. Mungkin, kita ini hanya “read-only” bagi mereka.

Hehhehee…. jangan terlalu percaya atau terpengaruh dengan kata-kataku ini. Ini cuma tulisan-tulisan yang aku buat kalau lagi nggak bisa tidur, cuma karangan dan khayalanku aja kok!

* Original Story by Sanji-san (cedonulfi_at_yahoo_dot_com)


Responses

  1. Mesin waktu tidak ada kecuali kantung doraemon :-)


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: